Kajian Sabtu Pagi Bersama Ust Kresna Eka Raharja tentang Tadabbur Surat Al- A’laq

0
Rate this post

AYOpeduliSESAMA.com — Sabtu, 12 Juli 2025 ba’da Shubuh, Kajian Sabtu Pagi kembali digelar yang bertempat di Masjid Pesantren Leadership Primago. Kajian kali ini menghadirkan narasumber Ust. Kresna Eka Raharja, S.Th.I., M.Sos., pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, yang membawakan tema Tadabbur Surat Al-‘Alaq.

Dalam pemaparannya, Ust. Kresna menegaskan pentingnya memahami bacaan Al-Quran, bukan hanya sekadar melafalkan. “Jika kita membaca tanpa memahami maknanya, ibarat burung beo yang hanya menirukan suara tanpa mengerti apa yang dikatakannya,” tutur beliau mengawali kajian.

Kajian diawali dengan penjelasan Surat Al-‘Alaq ayat 1–5, wahyu pertama yang Allah turunkan di Gua Hira. Kata Iqro berarti “bacalah,” namun maknanya bukan sebatas membaca teks, melainkan membaca segala tanda kebesaran Allah di alam semesta. Nabi Muhammad SAW diperintahkan membaca meski tak ada tulisan di hadapannya, yang menjadi simbol perintah belajar dari seluruh ciptaan.

Tempat Donasi Jakarta Selatan

Beliau juga memaparkan bahwa dalam Islam terdapat dua jenis ayat yang menjadi sumber ilmu:

  • Ayat Qauliyah, yakni ayat-ayat Al-Quran yang dibaca.
  • Ayat Kauniyah, tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.

“Membaca keduanya akan membuat kita menjadi insan yang berakal dan semakin mengenal kebesaran Allah,” jelas Ust. Kresna.

Ayat kedua Surat Al-‘Alaq mengingatkan asal usul manusia dari segumpal darah. Beliau mencontohkan, darah yang tersumbat akan menyebabkan penyakit serius seperti stroke, agar jamaah lebih bersyukur atas nikmat sehat.

Ayat ketiga menekankan pentingnya membaca dengan kesadaran akan manfaat. “Tidak ada ceritanya orang belajar itu rugi. Allah menjanjikan pahala bagi setiap langkah mencari ilmu,” tambah beliau.

Pada ayat keempat, Allah menegaskan ilmu harus dicatat melalui qalam (tulisan). “Qalam bukan sekadar pulpen, tetapi segala bentuk tulisan yang menjaga ilmu tetap hidup,” tutur beliau.

Ayat kelima menjadi pengingat bahwa manusia awalnya tidak mengetahui apa pun. Karena itu, setiap muslim hendaknya rendah hati dan terus belajar. “Kalau kita ingin ke luar negeri, kita harus mempelajari bahasanya. Begitu juga dalam menuntut ilmu agama, harus dipelajari secara bertahap dan diamalkan,” pesan beliau.

Kajian yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme jamaah ini diakhiri dengan doa bersama. Ust. Kresna menegaskan, Surat Al-‘Alaq adalah motivasi agar umat Islam senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkan ilmu, menjadi muslim yang beradab dan bermanfaat bagi masyarakat.

(Humas Kajian Sabtu Pagi Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *