Menjelang Ramadhan, 31 Warga Depok Tersenyum Lewat Baksosinergi #10
Baksosinergi – Selasa, 17 Februari 2026, suasana di Rumah Hijaber’s, Jl. Panggulan, Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16518, terasa berbeda. Di halaman yang biasanya digunakan untuk aktivitas komunitas, pagi itu berkumpul 30 orang dengan latar belakang kehidupan yang tak selalu mudah: anak yatim, lansia dhuafa, dan para janda.
Mereka datang untuk mengikuti kegiatan Baksosinergi #10, sebuah program pembagian baju preloved gratis dan paket sembako yang diselenggarakan oleh Gerakan Ayo Peduli Sesama bersama PAY&DoIt dan Rumah Hijaber’s.
Di tengah persiapan menyambut Ramadhan, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara kepedulian dan kebutuhan. Bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan sosial.
Sembako untuk Menyambut Ramadhan dengan Lebih Siap
Menjelang Ramadhan, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat. Harga bahan pokok bergerak naik, sementara penghasilan sebagian keluarga tidak selalu stabil. Kondisi inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan Baksosinergi #10 di Depok.
Sebanyak 30 penerima manfaat mendapatkan paket sembako berisi:
-
Beras 5 kg
-
Minyak goreng 1 liter
-
Gula 1 kg
-
Mie instan 5 pcs
-
Sarden
-
Saos
-
Kecap
-
Teh
-
Sirup
Isi paket ini dirancang agar bisa digunakan untuk kebutuhan sahur dan berbuka pada hari-hari awal Ramadhan. Bagi sebagian keluarga, bantuan ini berarti ruang bernapas yang lebih lega.
Ketua Panitia, Muhammad Alviro Jabbaar, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kepedulian sederhana.
“Kami tidak ingin Ramadhan menjadi bulan yang justru membuat sebagian saudara kita cemas. Dengan bantuan ini, setidaknya ada bekal awal untuk menyambutnya dengan lebih tenang.”
Baju Preloved Gratis: Kecil Tapi Bermakna

Selain sembako, tersedia pembagian baju preloved gratis yang masih sangat layak pakai. Pakaian tersebut telah melalui proses sortir dan perapian sebelum dibagikan.
Anak-anak tampak bersemangat memilih baju yang sesuai ukuran. Beberapa ibu mencoba mencocokkan warna dan model dengan wajah berbinar.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Nasihin, berbagi kisahnya dengan suara pelan namun penuh makna.
“Saya sudah lama tidak membeli baju baru untuk anak-anak. Melihat mereka bisa memilih sendiri seperti ini rasanya bahagia sekali. Terima kasih sudah memikirkan kami.”
Kalimat itu sederhana. Namun di baliknya ada perjuangan panjang seorang ibu yang berusaha mencukupi kebutuhan keluarga dalam keterbatasan.
Sinergi yang Membawa Dampak
Baksosinergi #10 tidak berdiri sendiri. Ia lahir dari kolaborasi berbagai pihak. Selain Gerakan Ayo Peduli Sesama, kegiatan ini didukung oleh PAY&DoIt dan Rumah Hijaber’s.
Sejumlah sponsor turut berkontribusi, di antaranya:
Direktur Gerakan Ayo Peduli Sesama, M Farhan Hidayat, S.Pd, menegaskan bahwa kekuatan utama gerakan ini adalah kebersamaan.
“Ketika banyak pihak mau bergerak bersama, dampaknya tidak lagi kecil. Kita tidak hanya membagikan sembako, tapi juga menumbuhkan rasa saling peduli di tengah masyarakat.”
Sementara itu, Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Dr Awaluddin Faj, M.Pd, melihat kegiatan ini sebagai bentuk pendidikan sosial.
“Empati tidak cukup diajarkan lewat teori. Ia harus dipraktikkan. Kegiatan seperti ini adalah pembelajaran nyata tentang tanggung jawab sosial.”
Sawangan, Depok: Ruang Kepedulian yang Hidup
Lokasi kegiatan di Pengasinan, Sawangan, menjadi saksi bagaimana solidaritas tumbuh di ruang sederhana. Relawan terlihat membantu lansia membawa paket sembako, mendampingi anak-anak memilih pakaian, dan memastikan setiap penerima manfaat mendapat haknya.
Seorang lansia penerima manfaat mengungkapkan rasa syukurnya dengan mata berkaca-kaca.
“Bantuan ini sangat membantu kami. Setidaknya untuk awal puasa nanti, saya tidak terlalu khawatir lagi.”
Ucapan tersebut menggambarkan esensi kegiatan ini. Bantuan yang mungkin tampak sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi ketenangan batin.
Lebih dari Sekadar Angka
Angka 30 mungkin terlihat kecil. Namun di balik angka itu ada 30 cerita. Ada 30 keluarga yang kini memiliki persiapan lebih baik menyambut Ramadhan. Ada 30 doa yang mungkin terucap dalam diam.
Baksosinergi #10 membuktikan bahwa gerakan sosial tidak harus menunggu besar. Yang penting adalah konsistensi dan ketulusan.
Muhammad Alviro Jabbaar menutup kegiatan dengan pesan yang mengendap lama di benak para relawan.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak orang. Karena setiap senyum yang hari ini kita lihat, adalah amanah untuk terus bergerak.”
Saatnya Anda Turut Ambil Bagian
Ramadhan adalah bulan berbagi. Namun berbagi tidak perlu menunggu bulan itu tiba. Ia bisa dimulai dari hari ini.
Masih banyak keluarga dhuafa yang membutuhkan bantuan untuk menyambut Ramadhan dengan lebih layak. Anda bisa menjadi bagian dari gerakan ini.
📲 Hubungi WhatsApp: 0813-1506-4080
🌐 Atau kunjungi website resmi: ayopedulisesama.com
Karena kebaikan yang Anda titipkan hari ini, akan berubah menjadi ketenangan bagi mereka yang membutuhkannya.
